KENALI GEJALA DIABETES PADA ANAK

PENGERTIAN DIABETES PADA ANAK

Diabetes merupakan penyakit yang sudah sangat umum dijumpai, dan terutama pada lansia. Berbagai faktor, seperti gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, yang akhir-akhir ini mungkin susah untuk dihindari, menjadikan penyakit ini seolah sudah menunggu setiap orang yang memasuki masa lansia. Makanan merupakan pintu utama dari datangnya berbagai penyakit, makan sembarangan tanpa adanya pengaturan dan pengendalian, menjadikan berbagai penyakit mudah datang, bukan hanya diabetes.

Kini diabetes bukan hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Penyakit diabetes pada anak-anak perlu semakin diwaspadai para orang tua. Data sebuah penelitian kecil menunjukkan, jumlah anak-anak penderita diabetes terus meningkat, seiring dengan perubahan gaya hidup. Penyakit diabetes pada anak-anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan yang buruk, adanya riwayat diabetes di keluarga, anak lahir dengan berat badan rendah, serta kegemukan (obesitas).

Tingginya asupan gula pada makanan anak-anak, menjadi faktor diabetes yang harus diwaspadai para orang tua. Organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan asupan gula tambahan pada anak seharusnya tidak melebihi 10 persen dari total energi yang dikonsumsi. Artinya, berdasarkan Angka Kecukupan Gizi Indonesia 2004, anak usia 1-3 tahun seharusnya mengonsumsi kurang dari 25 gram gula tambahan per hari atau setara dengan 5 sendok teh. Di usia 4-6 tahun jumlahnya tidak melebihi 38 gram atau sekitar 8 sendok teh.

Asupan gula terbanyak yang dikonsumsi anak adalah sukrosa yang mencapai 49,5 gram dan terbanyak berasal dari konsumsi susu formula. Prosentase ini sudah melebih ambang batas yang direkomendasi WHO. Untuk mencegah obesitas pada anak, para orangtua dianjurkan untuk mengembalikan pola makan anak yang benar. Untuk tumbuh kembang anak butuh 1.600 kalori setiap harinya yang dibagi dalam 3 kali makan dan 2 kali snack. Minum susu secukupnya saja dan tingkatkan aktivitas fisik anak.

Tanda dan gejala awal

Gejala awal DM biasa disebut dengan 3 P, yakni polifagi (banyak makan), polidipsi (banyak minum), dan poliuri (banyak kencing). Akan tetapi, yang seringkali terjadi kalau anak banyak makan dan banyak minum, orang tua menganggapnya wajar. Sering kencing juga dianggap wajar karena makan minumnya juga banyak. Itu yang membuat orang tua dan dokter kecolongan. Baru setelah anak terkena infeksi, baru diabetesnya kelihatan.

Tanda-tanda anak yang menderita diabetes antara lain muntah, sering buang air besar, kesadaran menurun (koma), dehidrasi berat, kejang-kejang dan sebagainya. Gejala lain yang harus diwaspadai orang tua adalah jika si kecil tiba-tiba ngompol. Misalnya, sudah 3-4 tahun anak tidak ngompol, lalu mendadak ngompol lagi. Hal itu harus dicurigai sebagai gejala diabetes.

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala jika anak menderita diabetes:

  • Terjadi peningkatan rasa haus dan sering buang air kecil. Kelebihan gula yang menumpuk di aliran darah anak akan membuat cairan ditarik ke jaringan, hal ini kemungkinan akan membuat anak menjadi haus. Akibatnya anak minum dan buang air kecil lebih sering dari biasanya.
  • Anak selalu merasa lapar. Karena tidak adanya jumlah insulin yang cukup, maka gula yang diasup tidak akan bisa masuk ke dalam sel. Akibatnya organ akan kehabisan energi dan memicu rasa lapar yang terus menerus.
  • Penurunan berat badan. Meskipun anak makan melebihi biasanya, tapi anak-anak tetap kehilangan berat badannya. Tanpa adanya asupan energi dari gula, maka jaringan otot dan cadangan lemak akan menyusut. Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan seringkali menjadi gejala pertama yang diperhatikan.
  • Anak-anak menjadi mudah lelah dan lesu. Hal ini disebabkan sel-sel sangat kekurangan asupan gula.
  • Anak menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Anak-anak dengan diabetes tipe 1 yang belum terdiagnosis seringkali menjadi mudah marah atau tiba-tiba menjadi murung dan kesal.
  • Penglihatan yang kabur. Jika gula darah anak terlalu tinggi, maka cairan dapat ditarik dari lensa mata sehingga mempengaruhi kemampuan anak untuk bisa fokus dengan jelas.
  • Infeksi jamur. Adanya infeksi jamur pada alat kelamin bisa menjadi tanda pertama dari diabetes tipe 1 pada anak perempuan.
  • Muntah atau sakit perut. Meskipun kurang umum, beberapa anak mengalami sakit perut atau muntah jika mereka memiliki diabetes yang tidak diobati.

Diabetes Tipe 1 dan 2

Umumnya diabetes yang diderita anak-anak adalah diabetes tipe 1 yang bergantung pada insulin. Diabetes jenis ini, disebabkan pankreas tidak dapat menghasilkan insulin atau menghasilkan dalam jumlah sangat sedikit. Insulin dibutuhkan untuk memasukkan gula ke proses metabolisme tubuh yang mengubahnya menjadi energi. Jika insulin tidak ada atau sangat sedikit, proses metabolisme tubuh tidak dapat terjadi. Alhasil, kadar gula di dalam darah meningkat dan tidak ada energi yang terbentuk. Anak akan cepat merasa lelah, cepat lapar, dan cepat haus.

Meski belum banyak, ada pula anak yang terserang diabetes tipe 2 yang tidak bergantung pada insulin. Diabetes ini disebabkan terjadinya resistensi insulin. Pada diabetes tipe 2 ini, insulinnya normal, tapi tidak berfungsi optimal dalam tubuh. Karena pola makan berlebihan tanpa olahraga, insulin yang harusnya bekerja memproses asupan gula perlahan tidak mampu lagi mengolah asupan yang masuk. Akibatnya, tidak terjadi metabolisme sempurna. Biasanya anak dengan berat badan berlebih berisiko terkena diabetes ini.

Pencegahan dan Pengendalian

Dua hal yang menjadi kunci utama dalam pencegahan dan pengendalian diabetes adalah makanan dan olahraga atau aktifitas fisik. Mengendalikan pola makan merupakan salah satu hal penting dalam mencegah kejadian diabetes pada anak. Di sini peran orang tua sangatlah besar. Pola makan pada anak sangat sulit dikendalikan, berbagai jajanan baik di lingkungan rumah maupun sekolah, tidak mungkin seluruhnya diawasi oleh orang tua.

Berilah pengetahuan pada anak tentang makanan dan minuman yang sehat dan tidak sehat, mana jajanan yang boleh dan mana yang tidak boleh dimakan. Kurangi jajanan yang manis-manis, sebagai gantinya perbanyak makan buah-buahan segar. Orang tua juga hendaknya jadi contoh dalam pemilihan makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya dalam mencegah diabetes adalah olahraga atau aktifitas fisik. Olahraga dapat membantu meningkatkan sensitivitas tubuh anda terhadap insulin, yang membantu menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Olahraga atau aktifitas fisik sangat baik bagi pertumbuhan dan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Cara Mengobati Penyakit Diabetes:

Penyakit diabetes akan mudah dihilangkan jika belum terlalu parah, namun akan lebih sulit jika dibiarkan, penyakit diabetes sebaiknya di obati dengan paket pengobatan khusus untuk diabetes (UNDIABETS dan PIPECA) dari kami De Nature. Terbuat dari bahan berbal, sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek Samping. Segera obati penyakit diabetes anda, dengan izin alloh mudah-mudahan dapat terobati. Amin. Untuk pemesanan obat herbal diabetes bisa melakukan kontak.
Pengobatan Penyakit Diabetes Secara Alami,
Cepat dan Tanpa Efek Samping
UNDIABETS+PIPECA De Nature Indonesia”

 

c5038-diabetes-copy

1 PAKET RP 295.000,-

OBAT DIABETES HERBAL
  • Undiabets dan Pipeca dari deNature Indonesia diformulasikan
    khusus berdasarkan hasil penelitian ilmiah oleh Herbalis yang expert di
    bidang herbal. Kualitas bagus, cepat dan AMAN, hasil terapinya sangat
    optimal dan

    • dapat mengobati diabetes
    • dapat mengurangi kolesterol
    • Menormalkan kadar gula darah
    • Kolesterol
    • Melancarkan peredaran darah
    • sangat aman 100% herbal alami tanpa bahan kimia

    Undiabets dan Pipeca Terbukti NYATA dan TANPA EFEK SAMPING. SEMBUH TANPA KE DOKTER.

Beli Satuan:
1 Botol Undiabets: Rp 150.000
1 Botol Pipeca: Rp 150.000
(Belum termasuk Biaya Kirim)

Untuk biaya kirim wilayah Jawa 25.000, luar Jawa 45.000, Papua 85.000

Apakah Dijamin 100% sembuh ?

Jawab: Dokter
saja tidak bisa menjamin/menggaransi kesembuhan. Karena penyakit itu
datangnya dari yang di Atas, dan kesembuhannyapun dari yang di Atas.
Selain minum obat, anda juga harus berdoa dan bertaubat jangan melakukan
dosa lagi. Yang bisa menjamin kesembuhan hanya Alloh, jika saya berkata
dijamin 100% pasti sembuh, berarti saya sudah menjadi orang yang
sombong dan melampaui kekuasaan-Nya. Tapi sebagai pertimbangan, pasien
kita jumlahnya sudah banyak.

 

cara pemesanan

 

Cara Pemesanan Obat:
SMS kan: NAMA ANDA# KOTA ANDA # PESAN UNDIABETS+PIPECA
Kirim Ke 085 643 616 838
089 619 111 183
Pengiriman Obat Via Jasa Pengiriman
jasa pengiriman
Privasi (Kerahasiaan) Terjamin / Paket Kemasan Polos Rapih
paketan
Tunggu Apalagi!
Jangan Tunda Pengobatan Penyakit Anda Sebelum Semakin Parah
Sebelum Sulit di Obati, Sebelum Terlambat,
Segera Dapatkan Pengobatan Yang Tepat!

PENGOBATAN GEJALA PENYAKIT DIABETES

GEJALA PENYAKIT DIABETES

 

asaaa

Gejala Diabetes – Kencing manis atau diabetes merupakan penyakit jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah.

Sel-sel tubuh manusia memerlukan energi dari gula (glukosa) untuk
bisa berfungsi dengan normal. Yang biasanya mengendalikan gula darah
adalah hormon insulin.

Apabila tubuh kekurangan insulin atau mengalami resitansi insulin
pada sel-sel tubuh, maka kadar zat gula (glukosa) dalam darah akan
meningkat drastis. Inilah yang menjadi penyebab diabetes melitus atau
kencing manis.

 

 

Penderita Diabetes di Indonesia

Pada tahun 2013 lalu, penderita diabetes di negara kita mencapai 8,5
juta orang yang terdiri dari rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari
Federasi Diabetes Internasional). Tetapi mirisnya, kurang dari setengah
dari mereka yang menyadari kondisi tersebut. Jadi pada umumnya diabetes
termasuk penyakit yang sulit dideteksi dan banyak menyerang penduduk
Indonesia.

Sedangkan pada tahun 2011, penderita diabetes dari kalangan orang
dewasa di Asia Tenggara mencapai 71,4 juta jiwa atau sekitar 8,3 %
populasi manusia di wilayah ini. Tingginya penderita diabetes ini
tentunya membuka mata kita agar lebih giat dalam menjaga kesehatan
tubuh, apalagi bagi kamu yang saat ini belum menerapkan pola hidup
sehat.

Apa Sajakah Jenis-Jenis Diabetes itu

Diabetes memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Diantara kedua jenis tersebut, diabetes tipe 2 cenderung paling banyak
diderita. Hampir 80 % penderita diabetes di Indonesia termasuk tipe 2.

Diabetes tipe 2 dapat muncul disebabkan karena terjadi penurunan
produksi insulin atau tubuh kurang peka terhadap insulin. Kondisi
semacam ini dikenal dalam dunia medis dengan resistansi insulin.

Jenis diabetes tipe 2 ini kebanyakan menyerang orang-orang yang sudah
berusia 40 tahun. Namun seiring dengan perkembangan jaman, dewasa ini
pengidapnya banyak yang berasal dari kalangan anak muda. Selain itu,
diabates tipe 2 juga lebih sering diderita oleh etnis Asia dibandingkan
yang lainnya.

Apa Sajakah Gejala Diabetes atau Kencing Manis itu?

Orang bilang ‘lebih baik mencegah dari pada mengobati’. Anggapan
semacam ini sangat pas sekali untuk diabetes. Belum adanya obat kencing
manis, pastinya mendorong kita untuk lebih waspada terhadap diabetes.

Namun sayangnya banyak orang yang tak tau kalau sebetulnya mereka
sudah terkena diabetes. Mengetahui gejala diabetes tipe 1 dan 2 mungkin
bisa menjadi jawaban apakah kamu sudah terserang diabetes atau belum.

Adapun gejala diabetes melitus antara lain:

  1. Lebih sering buang air kecil

Tanda diabetes pertama yang bisa kamu waspadai adalah sering buang air kecil, terutama ketika malam hari tiba. Buang air kecil di malam hari mungkin wajar, tapi kamu patut curiga apabila buang air kecil lebih dari 3 kali dalam semalam.

  1. Selalu merasa haus dan kelelahan

Seperti yang dijelaskan diatas tadi, penderita diabetes akan kesulitan mengolah gula (glukosa) menjadi energi. Inilah yang mengakibatkan sel tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga tubuh pun tidak mendapatkan energi dan akhirnya sering lelah.

Tidak hanya lelah saja, terganggunya metabolisme sel tubuh terkadang dapat menyebabkan munculnya rasa haus berlebihan. Bila dibiarkan, rasa haus ini kemungkinan akan mengakibatkan dehidrasi dan bibir pecah-pecah.

  1. Berkurangnya berat badan

Kabar baik bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan. Tetapi, melihat faktor pemicu turunnya berat badan adalah karena diabetes, tentu akan membuatmu khawatir.

Terjadinya penurunan berat badan secara dratis memang berkaitan erat dengan diabetes, meskipun ada juga orang gemuk yang kena diabetes. Menurunnya berat badan terjadi lantaran glukosa tidak mampu diubah menjadi energi atau cadangan energi (lemak) dalam tubuh.

  1. Mati rasa (kesemutan)

Pada banyak kasus penderita diabetes melitus, hampir seluruhnya mengalami mati rasa (kebas) atau kesemutan, terutama pada bagian tangan, kaki, dan jari-jarinya.

Kondisi semacam ini bisa terjadi lantaran kadar gula darah yang tinggi mengakibatkan kerusakan saraf. Apabila gula darah semakin tinggi, saraf bisa mengalami mati rasa secara permanen (kelumpuhan).

  1. Berkurangnya masa otot

Diabetes tidak hanya membuat berat badan turun, tapi juga dapat memicu berkurangnya masa otot. Jika semula kamu memiliki otot yang kencang dan kekar kemudian secara drastis menjadi lembek (tak berisi) maka patut diwaspadai. Gejala diabetes satu ini biasanya muncul untuk penderita diabetes melitus tipe 2.

  1. Penglihatan menjadi kabur

Akibat tingginya kadar gula darah penglihatan akan menjadi kabur. Kurangnya asupan nutrisi pada sel-sel mata membuat lensa mata menjadi kering. Ini membuat lensa mata sulit bekerja seperti biasanya, sehingga penglihatan pun menjadi buram dan kabur.

Meski demikian tidak perlu cemas, karena gejala diabetes satu ini bersifat reversibel (dapat kembali normal) seiring dengan berkurangnya kadar gula darah ke batas yang wajar. Namun, bila gula terus saja naik, mungkin penderita diabetes akan mengalami kebutaan permanen.

  1. Masalah kulit

Tanda-tanda diabetes selanjutnya adalah masalah kulit. Tingginya gula darah mengakibatkan sirkulasi darah terganggu dan membuat kelenjar keringat mengalami disfungsional.

Kondisi inilah yang membuat berbagai masalah kulit seperti kering, bersisik, terasa gatal, dan bahkan iritasi. Namun gejala ini cukup sulit dideteksi sebagai tanda diabetes, karena ada banyak penyebab lain yang membuat kulit bermasalah seperti itu.

  1. Proses pemulihan luka yang lambat

Munculnya luka ketika tubuh tidak dalam kondisi baik, seperti kelebihan gula darah, membuat sistem imun dan kekebalan tubuh menjadi tidak normal. Regenerasi sel-sel tubuh akan terhambat karena pengaruh imun dan gula darah tersebut, sehingga ketika kulit terkena luka akan sulit sekali sembuh. Bahkan apabila terkena infeksi, pembusukan mungkin akan terjadi di bagian luka tersebut.

  1. Gangguan pada gigi dan gusi

Meningkatnya gula darah kadang membuat gigi sakit, khususnya bagi kamu yang menderita sakit gigi berlubang sebelumnya. Selain gigi, gusi pun tak lepas dari gangguan.

Penderita diabetes lebih rentan mengalami kerusakan gusi, misalnya seperti gusi bengkak, memerah, berdarah, menyusut, dan bahkan ada pula yang mengalami infeksi gusi.

  1. Infeksi jamur

Infeksi jamur dapat terjadi ketika imun (kekebalan) tubuh tidak dapat bekerja optimal. Beberapa penelitian mengungkapkan kinerja imun akan menurun apabila tubuh memiliki gula darah dan kolesterol tinggi.

Sistem imun sendiri bertugas mencegah bakteri dan virus menyerang tubuh kita. Bila imun tidak bekerja optimal, maka tubuh akan sangat rentan terkena infeksi bakteri dan jamur. Pada wanita, biasanya gejala ini ditandai dengan munculnya keputihan abnormal.

  1. Sering mengantuk

Apakah kamu akhir-akhir ini sering ngantuk? Waspadalah, karena itu bisa menjadi gejala diabetes melitus. Rasa ngantuk berlebihan dapat muncul karena sel tubuh tidak mendapatkan energi secara optimal dari gula (glukosa). Tidak hanya ngantuk saja, biasanya gejala ini diikuti juga dengan lesu, pusing, lelah, dan lemas.

  1. Nafsu makan meningkat

Gejala diabetes yang terakhir adalah nafsu makan meningkat. Pada dasarnya penderita diabetes akan kesulitan dalam mengubah gula (glukosa) menjadi energi. Dengan demikian, tubuh akan meminta energi yang lebih banyak agar bisa melakukan metabolisme seperti biasanya.

Salah satu sumber energi yang bisa diperoleh tubuh adalah melalui makanan. Oleh karenanya, rasa lapar akan muncul apabila proses metabolisme sel dalam mengubah gula (glukosa) menjadi energi tidak berjalan dengan lancar. Biasanya makanan manis akan lebih disukai ketika mengalami kondisi ini.

Diabetes yang Dialami oleh Ibu Hamil

Diabetes juga dapat diderita oleh ibu hamil. Ini dapat terjadi karena wanita yang pada saat hamil tcenderung memiliki kadar gula darah cukup tinggi, sehingga membuat tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin untuk menyerapnya.

Jenis diabetes ini umumnya hanya menyerang satu diantara 20 wanita yang hamil, dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah proses melahirkan.
Namun resiko terkena diabetes tipe 2 pada wanita yang pernah mengalami diabetes saat kehamilan ini akan tiga kali lipat lebih tinggi.

Diabetes saat hamil juga cukup beresiko terhadap janin, salah satunya dapat mengakibatkan janin lahir dengan berat badan berlebihan. Oleh sebab itu, ada baiknya selalu jaga gula darah ketika sedang hamil.

Cara Mengobati Penyakit Diabetes:

Penyakit diabetes akan mudah dihilangkan jika belum terlalu parah, namun akan lebih sulit jika dibiarkan, penyakit diabetes sebaiknya di obati dengan paket pengobatan khusus untuk diabetes (UNDIABETS dan PIPECA) dari kami De Nature. Terbuat dari bahan berbal, sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek Samping. Segera obati penyakit diabetes anda, dengan izin alloh mudah-mudahan dapat terobati. Amin. Untuk pemesanan obat herbal diabetes bisa melakukan kontak.
Pengobatan Penyakit Diabetes Secara Alami,
Cepat dan Tanpa Efek Samping
UNDIABETS+PIPECA De Nature Indonesia”

 

obat diabetes denature

1 PAKET RP 295.000,-

OBAT DIABETES HERBAL
  • Undiabets dan Pipeca dari deNature Indonesia diformulasikan
    khusus berdasarkan hasil penelitian ilmiah oleh Herbalis yang expert di
    bidang herbal. Kualitas bagus, cepat dan AMAN, hasil terapinya sangat
    optimal dan

    • dapat mengobati diabetes
    • dapat mengurangi kolesterol
    • Menormalkan kadar gula darah
    • Kolesterol
    • Melancarkan peredaran darah
    • sangat aman 100% herbal alami tanpa bahan kimia

    Undiabets dan Pipeca Terbukti NYATA dan TANPA EFEK SAMPING. SEMBUH TANPA KE DOKTER.

Beli Satuan:
1 Botol Undiabets: Rp 150.000

1 Botol Pipeca: Rp 150.000

(Belum termasuk Biaya Kirim)

Untuk biaya kirim wilayah Jawa 25.000, luar Jawa 45.000, Papua 85.000

Apakah Dijamin 100% sembuh ?

Jawab: Dokter
saja tidak bisa menjamin/menggaransi kesembuhan. Karena penyakit itu
datangnya dari yang di Atas, dan kesembuhannyapun dari yang di Atas.
Selain minum obat, anda juga harus berdoa dan bertaubat jangan melakukan
dosa lagi. Yang bisa menjamin kesembuhan hanya Alloh, jika saya berkata
dijamin 100% pasti sembuh, berarti saya sudah menjadi orang yang
sombong dan melampaui kekuasaan-Nya. Tapi sebagai pertimbangan, pasien
kita jumlahnya sudah banyak.

 

cara pemesanan

 

Cara Pemesanan Obat:
SMS kan: NAMA ANDA# KOTA ANDA # PESAN UNDIABETS+PIPECA
Kirim Ke 085 643 616 838
            089 619 111 183
Pengiriman Obat Via Jasa Pengiriman
jasa pengiriman
Privasi (Kerahasiaan) Terjamin / Paket Kemasan Polos Rapih
paketan
Tunggu Apalagi!
Jangan Tunda Pengobatan Penyakit Anda Sebelum Semakin Parah
Sebelum Sulit di Obati, Sebelum Terlambat,
Segera Dapatkan Pengobatan Yang Tepat!

OBAT DIABETES HERBAL BERKHASIAT

DIABETES MELITUS

 

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

 

 

Tanda dan Gejala Diabetes Mellitus

Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 – 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine sering dilebung atau dikerubuti semut. Penderita kencing manis umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita:

Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)
Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & amp kaki
Cepat lelah dan lemah setiap waktu
Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.

Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri bahkan memasuki tahapan koma. Gejala kencing manis dapat berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalam hitungan minggu atau bulan, terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1.

Lain halnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2, umumnya mereka tidak mengalami berbagai gejala diatas. Bahkan mereka mungkin tidak mengetahui telah menderita kencing manis.

Tipe Penyakit Diabetes Mellitus

1. Diabetes mellitus tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja.

Sampai saat ini, Diabetes Mellitus tipe 1 hanya dapat di obati dengan pemberian therapi insulin yang dilakukan secara terus menerus berkesinambungan. Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderita diabetes tipe 1. Pada penderita diebetes tipe 1 haruslah diperhatikan pengontrolan dan memonitor kadar gula darahnya, sebaiknya menggunakan alat test gula darah. Terutama pada anak-anak atau balita yang mana mereka sangat mudah mengalami dehidrasi, sering muntah dan mudah terserang berbagai penyakit.

2. Diabetes mellitus tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.

Kadar Gula Dalam Darah

Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 – 150 mg/dL {millimoles/liter (satuan unit United Kingdom)} atau 4 – 8 mmol/l {milligrams/deciliter (satuan unit United State)}, Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl.

Namun demikian, kadar gula tentu saja terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan diwaktu pagi hari bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apabila kadar gula dalam darah jauh diatas nilai normal, sedangkan hypoglycemia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah dibawah normal.

Diagnosa Diabetes dapat ditegakkan jika hasil pemeriksaan gula darah puasa mencapai level 126 mg/dl atau bahkan lebih, dan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa (minimal 8 jam) mencapai level 180 mg/dl. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang dilakukan secara random (sewaktu) dapat membantu diagnosa diabetes jika nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dL dan 200 mg/dL, terlebih lagi bila dia atas 200 mg/dl.

Banyak alat test gula darah yang diperdagangkan saat ini dan dapat dibeli dibanyak tempat penjualan alat kesehatan atau apotik seperti Accu-Chek, BCJ Group, Accurate, OneTouch UltraEasy machine. Bagi penderita yang terdiagnosa Diabetes Mellitus, ada baiknya bagi mereka jika mampu untuk membelinya.

Pengobatan diabetes  dan Penanganan Penyakit Diabetes

Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu ia harus melakukan pengontrolan menu makanan (diet).

Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga.

 

Cara Mengobati Penyakit Diabetes:

Penyakit diabetes akan mudah dihilangkan jika belum terlalu parah, namun akan lebih sulit jika dibiarkan, penyakit diabetes sebaiknya di obati dengan paket pengobatan khusus untuk diabetes (UNDIABETS dan PIPECA) dari kami De Nature. Terbuat dari bahan berbal, sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek Samping. Segera obati penyakit diabetes anda, dengan izin alloh mudah-mudahan dapat terobati. Amin. Untuk pemesanan obat herbal diabetes bisa melakukan kontak.
Pengobatan Penyakit Diabetes Secara Alami, 
Cepat dan Tanpa Efek Samping
UNDIABETS+PIPECA De Nature Indonesia”
obat diabetes denature

1 PAKET RP 295.000,-

OBAT DIABETES HERBAL
  • Undiabets dan Pipeca dari deNature Indonesia diformulasikan
    khusus berdasarkan hasil penelitian ilmiah oleh Herbalis yang expert di
    bidang herbal. Kualitas bagus, cepat dan AMAN, hasil terapinya sangat
    optimal dan

    • dapat mengobati diabetes
    • dapat mengurangi kolesterol
    • Menormalkan kadar gula darah
    • Kolesterol
    • Melancarkan peredaran darah
    • sangat aman 100% herbal alami tanpa bahan kimia

    Undiabets dan Pipeca Terbukti NYATA dan TANPA EFEK SAMPING. SEMBUH TANPA KE DOKTER.

Beli Satuan:
1 Botol Undiabets: Rp 150.000
1 Botol Pipeca: Rp 150.000
(Belum termasuk Biaya Kirim) 

Untuk biaya  kirim wilayah Jawa 25.000, luar Jawa 45.000, Papua 85.000

Apakah Dijamin 100% sembuh ?

Jawab: Dokter
saja tidak bisa menjamin/menggaransi kesembuhan. Karena penyakit itu
datangnya dari yang di Atas, dan kesembuhannyapun dari yang di Atas.
Selain minum obat, anda juga harus berdoa dan bertaubat jangan melakukan
dosa lagi. Yang bisa menjamin kesembuhan hanya Alloh, jika saya berkata
dijamin 100% pasti sembuh, berarti saya sudah menjadi orang yang
sombong dan melampaui kekuasaan-Nya. Tapi sebagai pertimbangan, pasien
kita jumlahnya sudah banyak.
 

 

cara pemesanan

 

Cara Pemesanan Obat:
SMS kan: NAMA ANDA# KOTA ANDA # PESAN UNDIABETS+PIPECA
Kirim Ke  085 643 616 838

            089 619 111 183

Pengiriman Obat Via Jasa Pengiriman 
jasa pengiriman
Privasi (Kerahasiaan) Terjamin / Paket Kemasan Polos Rapih
paketan
Tunggu Apalagi!
Jangan Tunda Pengobatan Penyakit Anda Sebelum Semakin Parah
Sebelum Sulit di Obati, Sebelum Terlambat,
Segera Dapatkan Pengobatan Yang Tepat!